RESENSI BUKU ISLAMIC STUDIES : PENDEKATAN DAN TEORI PEMIKIRAN DALAM METODOLOGI STUDI ISLAM


Nama : Umi Nur Kholifah
NIM : 931207218
Jurusan : Hukum Ekonomi Syariah - B
RESENSI BUKU ISLAMIC STUDIES : PENDEKATAN DAN TEORI PEMIKIRAN DALAM METODOLOGI STUDI ISLAM



Identitas Buku
  1. Judul Buku : Islamic Studies (Pendekatan dan Teori Pemikiran dalam Metodologi Studi Islam)
  2. Penulis : Dr. Limas Dodi M.Hum
  3. Penerbit : Pustaka Ilmu
  4. Tahun terbit : Oktober 2015
  5. Cetakan : Pertama
  6. Dimensi Buku :16x24 cm
  7. Tebal Halaman : xvi + 319 halaman
  8. ISBN : 978 - 602 - 7853 - 98 - 0
Pendahuluan
            Buku yang di tulis oleh Dr. Limas Dodi M.Hum ini membahas Studi Islam dengan segala metodologinya dan perspektifnya. Studi Islam sendiri bukan hanya sebuah disiplin ilmu tetapi dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Karena mempelajari Studi Islam dapat membantu seorang muslim menghayati Islam dengan kaffah. Luasnya obyek studi ke-Islaman yang dapat dipelajari melalui berbagai perspektif keilmuan seperti teologis-normatif, hukum Islam, antropologis, historis, sosiologis, maupun psikologis membuat Studi Islam jika dipelajari dengan serius dapat menjadi sebuah penemuan yang fenomenal. Karena sebuah agama tidak hanya dijadikan sebuah kepercayaan tetapi juga sebuah kajian membuat beberapa perguruan tinggi di Barat menjadikan Islam sebagai kajian ilmu. Studi Islam sendiri membutuhkan Metodologi Studi Islam untuk mengevaluasi dan memberikan kritik terhadap keilmuan Islam. Karena agama Islam relevan terhadap ruang dan waktu Didalam buku ini dijelaskan mengenai pengertian awal Metodologi Studi Islam, menjadikan agama sebagai penelitian, model penelitiaan-penelitian agama, masih banyak lagi. Buku ini akan sangat membantu bagi para mahasiswa yang memiliki mata kuliah Metodologi Studi Islam dan bagi dosen perguruan tinggi yang mengampu mata kuliah Metodologi Studi Islam.
Isi Buku
     Buku ini lebih menekankan pada tiga aspek :
  1. Pertama, Pengertian, Urgensi, dan signifikasi metodologi, Pengantar Studi Islam (Pengertian, Urgensi, Signifikasi, Tujuan, Aspek sasaran, asal-usul dan pertumbuhan studi Islam).
  2. Kedua, Penelitian Agama ( Pengertian, Kedudukan penelitian agama diantara penelitian lain, konstruksi teori penelitian agama). Model-model penelitian agama (Agama sebagai doktrin, agama sebagai produksi budaya, agama sebagai produk interaksi sosial).
  3. Ketiga, Islam sebagai sasaran studi doktrinal, sosial, dan budaya), karakteristik ajaran Islam, posisi sentral Al-Qur’an dalam studi Islam, posisi sentral Hadist dalam studi Islam, serta masam-macam pendekatan dalam studi Islam.
 Buku ini memiliki 13 bab dan setiap bab dilengkapi dengan beberapa sub bab dengan pembahasan yang cukup mendalam. Dan dari semua bab yang ada di dalam buku dapat membuka wawasan kita mengenai studi Islam tidak hanya di Indonesia tetapi juga di beberapa negara yang bahkan umat Islamnya hanya sebagai minoritas. Pendekatan yang digunakan disini mengunakan berbagai perspektif yang dapat memunculkan lebih banyak pandangan.
Kelebihan buku
  1. Mampu memberikan informasi tentang Studi Islam beserta metodologinya, dan implementasi tentang studi Islam dengan terperinci
  2. Isi buku yang memuat banyak perspektif, membuat pembaca dapat memahami lebih mendalam.
  3. Harga dari buku yang cukup terjangkau dapat dibeli oleh kalangan mahasiswa.
Kekurangan buku
  1. Terkadang ada beberapa bahasa yang terlalu tinggi jika digunakan oleh mahasiswa baru atau sukar dipahami.
  2. Desain halaman yang menurut saya kurang menarik dan terlalu menghabiskan tempat.
  3. Terdapat beberapa bahasa asing yang tidak diterjemahkan dapat membuat pembaca sukar mengerti maksud dari bacaan tersebut, biasanya terdapat di kutipan-kutipan.
  4. Hanya menitik beratkan pada metode mengajar Studi Islam saja


Komentar

  1. Apakah buku ini bisa dijadikan rujukan bagi mahasiswa perguruan tinggi lain???

    BalasHapus
    Balasan
    1. tentunya sangat bisa. terutama untuk mahasiswa yang mengambil mata kuliah Metodologi Studi Islam dan dosen pengampu mata kuliah Metodologi Studi Islam.

      Hapus
    2. apalagi untuk dosen pengampu mata kuliah Metodologi Studi SIlam karena buku ini juga menitik beratkan pada metode pembelajaran.

      Hapus
  2. Apakah yang dimaksud dengan kaffah?..

    BalasHapus
    Balasan
    1. kaffah bisa berarti menyeluruh; keseluruhan; semuanya.

      Hapus
  3. Lalu apa yang dimaksud metodologi studi islam sendiri menurut perspektif anda?

    BalasHapus
    Balasan
    1. menurut perspektif saya sendiri, Metodologi Studi Islam adalah suatu disiplin ilmu dimana kita mempelajari metode tahu cara-cara dalam mempelajari Studi Islam. dimana Studi Islam itu sendiri memiliki cara tersendiri dalam mempelajarinya.

      Hapus
  4. Apakah yang dimaksud dengan teologis normatif diatas?

    BalasHapus
    Balasan
    1. teologis normatif dalam mempelajari agama disini dimaksudkan dengan memahami agama dengan menggunakan kerangka ilmu Ketuhanan yang bertolak dari sebuah keyakinan bahwa wujud empirisnya dianggap paling benar dari yang lainnya.

      Hapus
  5. Apakah studi islam atau metodologi islam juga di pelajari di peruguruan tinggi biasa bukan PTKIN ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Studi ISlam sendiri tidak hanya dipelajari di PTKIN, perlu diketahui bhawa beberapa perguruan tinggi di Barat juga mengadakan Studi islam sebagai salah satu disiplin ilmu. karena agama juga merupakan objek penelitian. selain itu Metodologi Studi Islam juga dielajari dibeberapa perguruan selain PTKIN seperti Unisba, sll.

      Hapus
  6. Apakah buku ini worth to buy untuk mahasiswa baru seperti saya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. tentunya sangat worth to buy. beberapa dari kakak tingkat saya di HES IAIN Kediri memiliki buku ini otomatis buku ini juga recomedded bagi para mahasiswa dan saya kira harga dari buku ini tidak terlalu mahal seperti buku lainnya. mungkin bisa di cek dibeberapa situs online atau di toko buku offline terdekat.

      Hapus
  7. Bagaimana cara kita memahami isi buku jika bahasa nya tinggi? Dibaca berulang ulang kali atau bagaimana?

    BalasHapus
    Balasan
    1. menurut perpektif saya apabila ada beberapa kata atau kalimat yang belum saya mengerti, saya akan membacanya berulang atau jika masih belum mengerti saya akan bertanya dengan orang yang lebih mengerti.

      Hapus
  8. Terima kasih, sangat bermanfaat sekali

    BalasHapus
  9. Berikan salah satu contoh agama sebagai doktrin?

    BalasHapus
    Balasan
    1. contohnya adalah seperti sholat. sedari kecil kita dididik untuk selalu melaksanakan sholat, bahkan beberapa orang tua mengingatkan anaknya untuk sholat dengan sedikit doktrin seperti jika kamu tidak sholat maka kamu kan masuk neraka. itu merupakan salah satau bentuk doktrin tentang agama

      Hapus
  10. Mengapa jika studi Islam dikerjakan dengan sungguh2 dapat menjadi sebuah hal yang fenomenal??

    BalasHapus
    Balasan
    1. karena jika kita mempelajari sesuatu atau meneiti sesuatu maka akan menemukan sebuah hasil yang belum pernah ada sebelumnya. dan apabila kita mempelajari Islam pasti akan ada keistimewaan dari hasil tersebut. dan apabila kita terus mengembangkanny pasti bisa menjadi sebuah rujukan atau sebuah penemuan yang tidak ada duanya dan akan sedikitnya membuat adanya perubahan.

      Hapus
  11. Mengapa di barat studi Islam juga dipelajari sedangkan disana Islam adalah agama minoritas?

    BalasHapus
    Balasan
    1. karena seperti yang kita ahu bahwa agama merupakan sala satu objek penelitian, dan salah satunya agama Islam yang bahkan sudah ada sejak abad-abad yang lalu.

      Hapus
  12. Apakah bukh ini juga mempelajari bagaimana tata cara kita untuk mendalami atudi Islam?

    BalasHapus
    Balasan
    1. tentunya iya. Karena studi Islam atau penelitian tentang agama memiliki cara atau metode yang sedikit berbeda dengan penelitian disiplin ilmu lain. apalagi Islam selalu merujuk pada Al-Qur'an dan Hadist.

      Hapus
  13. Bagaimana bentuk implementasi studi islam saat ini?

    BalasHapus
    Balasan
    1. seperti yang kita tahu bahwa studi Islam itu berguna bagi perkembangan banyak disiplin ilmu yang akan atau diteliti dengan dasar-dasar atau nilai-nilai Islami. tentunya beberapa disiplin ilmu ada yang diteliti dengan menganut nilai-nilai Islam.

      Hapus
  14. Bagaimana dengan agama sebagai produk interaksi sosial?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Menurut M. Atho Mudzar agama bagi produk interaksi sosial lebih kepada sosiologi agama ang mempelajari tentang hubungan timbal balik antar agama dan masyarakat.

      Hapus
  15. Bagaimana dengan islam sebagai budaya??

    BalasHapus
    Balasan
    1. seperti yang terjadi di Indonesia. terjadinya akulturasi budaya-budaya Islam dengan budaya asli Nusantara yang bisa kita sebut Islam Nusantara. sepeti perayaan Grebek Suro, Grebek Maulud, dan lain sebagainya

      Hapus
  16. apakah buku ini sangat recommended untuk dibeli mahasiswa,dan apakah ramah kantong untuk para mahasiswa?

    BalasHapus
    Balasan
    1. tentunya Ya. harga dan lainya bisa dilihat di google. buku ini harganya tidak sampai 100.000

      Hapus
  17. Menurut and bagaimana metode enelitin keIslaman yang baik?

    BalasHapus
  18. Menurut and bagaimana metode penelitian keIslaman yang baik?

    BalasHapus
    Balasan
    1. mrnrliti dengan tetap berpegan teguh pada Al-Qur'an dan Hadist. artinya segala penelitian dikembalikan ke nash Al-Qur'an dan hadist

      Hapus
  19. Bab bab apakah Yang dijelaskan di dalam buku ini??

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ada 13 bab yang dijelaskan didalam buku ini. Salah satunya berupa Metode penelitian Islam dengan berbagai perspektif mulai dari antropologis dan lain-lain, Islam sebagai produk budaya, dan masih banyak lagi.

      Hapus
  20. Bagaimana kah imolementasi studi Islam di masa sekarang

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jawaban bisa dilihat di balasan komentar Virda Dwi diatas.

      Hapus
  21. Apakah isi buku tersebut menjelaskan tentang islam yang umum dalam artian tidak menjadikan pengertian ganda atau perdebatan? karena banyak golongan orang islam di indonesia.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Islam disini dijelaskan dengan perspektif umum. Artinya tidak memihak di satu ormas atau satu golongan saja. Dan perdebatan-perdebatan yang terjadi hanya seputar penelitian Islam.

      Hapus
  22. "Islam tidak hanya di Indonesia tetapi juga di beberapa negara yang bahkan umat Islamnya hanya sebagai minoritas"
    lalu bagaimana cara menciptakan model-model penelitian agama Islam pada negara dengan umat Islam sebagai minoritas jika negara tersebut menolak doktrin, produksi budaya, dan produk interaksi sosial dari Islam, dan justru masyarakat negara tersebut mengucilkan atau mem-bully para umat minoritas Islam karena beberapa terror yang mengatasnamakan Islam beberapa waktu lalu

    BalasHapus
    Balasan
    1. penelitian Islam dinegara-negara minoritas tersebut maksudnya adaah Islam yang dijadikan objek penelitian. seperti bagamanakah Slam muncul, bagaimana perkembangan Islam, dan juga disiplin-disiplin ilmu yang ada di Islam. dan Studi slam disini juga tidak hanya dpelajar di kalangan masyarakat mayoritas Islam juga tetapi diranah Perguruan Tinggi umum.

      Hapus
  23. Apakah dalam buku tersebut terdapat contoh penelitian agama dan penelitian keagamaan yang ada dalam masyarakat sekarang ini?

    BalasHapus
    Balasan
    1. tentnya dijelaskan mengenai permasalahan-permasalahan dalam penelitian agama di masyarakat saat ini. karena pembahasan-pembahasannya yang tidak ada habisnya

      Hapus
  24. Bagaimana penjelasan anda mengenai agama sebagai produksi budaya

    BalasHapus
    Balasan
    1. agama sebagai produk agama menurut saya adalah bentuk-bentuk amalan yang ada didalam agama tersebut yang menjadi sebuah kebiasaan di masyarakat.

      Hapus
  25. Bagaimana kedudukan penelitian agama dibanding penelitian yang lain menurut buku dan perspektif mu?

    BalasHapus
    Balasan
    1. menurut saya penelitian-penelitian tersebut sama adanya tetapi hanya penerapan dan sumbernya yang berbeda. seperti penelitian agama Islam pastinya sumbernya dari Al-Quran dan Hadist.

      Hapus
  26. Bagaimana perkembangan studi islam dewasa ini???

    BalasHapus
    Balasan
    1. studi Islam saat ini banyak menghasilkan banyak disiplin ilmu yang membuat pengetetahuan keIslaman makin luas.

      Hapus
  27. Bagaimana perkembangan studi Islam di negara2 yang agama Islamnya sebagai minoritas?

    BalasHapus
    Balasan
    1. biasanya hanya akan dipelaari di perguruan tinggi ataupun di Islam center di daerah-daerah tersebut.

      Hapus
  28. Sebutkan macam macan pendeketan studi islam
    Mkaasih kak 😀

    BalasHapus
    Balasan
    1. 1. Sosiologis
      2. Historis
      3. Psikologis
      4. Teologis-normatif
      5. Filologis
      6. Antropologis

      Hapus
  29. bagaimana cara mempelajari islam melalui sisi psikologis?

    BalasHapus
    Balasan
    1. penelitian ini akan difokuskan terhadap peristiwa ataupun pengalaman kejiwaan individu yang terkait dengan rasa keagamaannya.

      Hapus
  30. Jika diberikan sebuah kesempatan, bagaimana sih menurut anda cover buku yang bisa langsung menarik minat pembaca?

    BalasHapus
    Balasan
    1. karena saya sendiri tidak menyukai sampul ang berisik atau terlalu banyak warna saya mungkin hanya menyukai desain simple dan tidak neko-neko.

      Hapus
  31. Resensinya sangat bagus kak, tapi apakah kakak memahami isi buku tersebut? Apa yang dapat kakak pahami?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih kak. yang dapat saya pahami adalah Islam yang sekarang bukan hanya tentang agama tetapi juga tentang ilmu-ilmu yang dapat dpelajari didalamnya.

      Hapus
  32. Menurut anda, apakah buku ini hanya cocok untuk kalangan mahasiswa ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. buku ini dapat menjadi konsumsi oleh dosen danjuga mahasiswa ataupun sesorang yang sedang menempuh pembelajaranya.

      Hapus
  33. Sangat membantu karena kata kata nya mudah dipahami

    BalasHapus
  34. Adakah perguruan tinggi luar negeri yang mengajarkan studi islam?

    BalasHapus
    Balasan
    1. ada di beberapa negara dibawah ini :
      1. India
      2. Chicago
      3. Los Angeles
      4. London
      5. Kanada

      Hapus
  35. Berikan contoh agama sebagai produk interaksi sosial.

    BalasHapus
    Balasan
    1. seperti agama sebagai gejala sosial dan manusia adalah sebagai yang menangap gejala-gejala sosial tersebut.

      Hapus
  36. sebutkan contoh study islam melalui prndekatan antropologi ? Terimakasih..

    BalasHapus

Posting Komentar